Hey, It's YOU !

Sabtu, 12 Maret 2011

sorry for being selfish. for giving you a pressure

Berhari-hari nggak nulis sekarang saya balik lagi :) Malam ini ada begitu banyak hal kalimat-kalimat dalam otak saya yg saya ingin tuang disini. Tadi siang saya berantem sama si pacar. Penyebabnya, mungkin ini salah saya. Adek saya, Dimas dengan manisnya ngecapture update status si pacar yg intinya si pacar kayanya lagi kesal sama temannya sendiri. Sebagai pacarnya dia bukankah wajar kalau saya bertanya "kenapa" ? Bukannya justru aneh kalau saya malah bersikap acuh dan ngga mau tau ? Tapi sepertinya lagi-lagi saya salah. Salah karena saya ngga berusaha belajar dari kejadian yg sudah-sudah bagaiman dia selalu bilang ngga papa setiap saya tanya dia kenapa. Saya salah karena saya sok mengusik kehidupan pribadinya. Selalu ingin tau tentang dunianya sendiri. See ? Buat hidup saya teori yg bilang bahwa kita pasti tau segala hal tentang pasangan dan bagaimana kita selalu bisa dengan mudah bercerita tentang segala hal ke pasangan itu salah. Iya, secara harfiah secara status saya (mungkin) orang yg setidaknya dianggap paling dekat sama dia. Tapi hati kita ngga sedekat itu :')

I know that I'm stupid for asking you all the same things. Seharusnya saya tau meskipun saya pacarnya tapi tetap kan ada kapasitasnya tersendiri. Ngga mungkinlah saya bisa tau segala hal yg saya ingin tau tentang dia :) Lagi-lagi saya cuman bisa diam. Speak up ? Protes ? Percuma. Untuk hal ini tiba-tiba saya seperti cenayang. Sudah mengetahui dan mengerti terlebih dahulu apa yg akan terjadi. Hasilnya pasti akan tetap sama seperti kemarin-kemarin. Saya akan tetap berada di posisi "yasudah ngga papa" dan berusaha mengerti dan menerima. Dan akan tetap menunggu masa dimana ketika dia ada masalah sayalah yg pertama akan dia cari. Menunggu masa dimana ketika dia resah ada yg menganggu batinnya sayalah orang pertama yg akan terlintas di benaknya. Seperti saya yg selalu mengandalkan dia dalam segala hal. Saya yg otomatis teringat padanya ketika saya ada masalah. Dan sekarang saya berusaha bertahan di posisi itu. Menunggu.

But I have to be ready all the time even for the worst scenario of being wating.
Saya takut. Jujur.

Takut kalau nanti sampai kapanpun saya tetap ngga bisa jadi orang yg bisa dia andalkan.
Takut kalau nanti saya tetap ngga bisa jadi sandarannya dia.
Takut kalau nanti dia akan tetap menyimpan semuanya sendiri.
Takut kalau nanti ketika dia bisa berbagi dukanya kepada orang lain dan itu bukan saya.
Takut ketika nanti saya tetap menjadi orang yg mendampinginya tapi tetap saya ngga tau apa-apa mengenai hal yg sedang menganggu pikirannya.
Dan saya takut kalau nanti kita berdua seperti mempunyai dunia masing-masing yg jauh berbeda walau raga kita berdekatan.

Mungkin iya saya naif tapi saya ngga mau munafik. Apa saya yg terlalu egois yah memaksakan kehendak saya memaksa dia untuk berbagi pada saya ?

Cukuplah tadi terakhir kalinya saya bersikap sok mau tau dan sok ikut campur soal hidup kamu. Kali ini saya bakal bener-bener belajar ngga akan mengulangi kesalahan bodoh yg sama. Saya akan diam. Cuman itu hal terbaik yg bisa saya lakukan. Setidaknya selama ini saya bisa belajar satu hal dari kamu. Cukup diam memendam semuanya sendiri. Saya belajar menjadi tipe orang yg seperti kamu bilang. "Menjadi orang yg tidak mempunyai masalah besar dan rumit" kan :')

Saya nggak sempurna. Saya tau itu. So forgive me for being so selfish yah. Saya ngga akan menuntut apapun lagi. Nggak akan mencampuri urusan kamu dan kehidupan pribadi kamu lagi. Tapi saya akan tetap berada di tempat yg sama kok. Menunggu kamu mau dan bisa berbagi kepada saya. Menunggu kamu untuk mempercayai saya.

Satu lagi. Jangan pernah bohongi saya yah, pacar :') Kalau saya sampai tau, saya emang berusaha diam ngga protes. Tapi ketika membohongi saya sudah kamu anggap hal biasa dan sering kamu lakukan, maaf yah. Mungkin saya akan menyerah :') Saya mencintai kamu dan saya berusaha untuk selalu ikhlas untuk menerima segala hal. Dicintai kamu buat saya itu bonus dari posisi saya yg mencintai kamu. Tapi ketika kamu berbohong dan itu terus-menerus, saya akan menghilang. Cukup mencintai dari kejauhan.....

Apapaun yg kamu lakukan malam ini, esok dan seterusnya, have fun yah :) Semoga semuanya selalu menyenangkan. Maafkan saya dan segala asumsi saya yg sudah membuat kamu kesal dan mungkin bosan yah :')


Sincerely,
yours :)

Sabtu, 05 Maret 2011

Tiba-tiba saya kepikiran tentang... Masa jenuh dalam hubungan. Iya. Kebanyakan orang bilang wajar dalam suatu hubungan ada titik jenuh. Dimana kita malas untuk sekedar berkomunikasi lewat telpon bersama pasangan. Dimana kita lebih memilih menghabiskan akhir pekan selama berbulan-bulan dengan sahabat atau keluarga. Dan masa dimana kita nggak peduli terhadap dia. Acuh terhadap apa yg sedang dia lakukan. Acuh terhadap apa yg dia pikirkan. Dan kadang terkesan masa bodoh terhadap apa yg dia rasakan. Yg menjadi bebannya.

Nah, jujur hal ini bikin saya takut. Saya takut kalo tiba-tiba si jenuh ini hadir secara tiba-tiba di hubungan saya dengan dia. Saya insyaAllah yakin ngga bakal ngerasa jenuh. Gimana sama dia..?

Let's talk about the worst scenario. Dia jenuh. Imbasnya jadi cuek ke saya. Jadi masa bodoh terhadap semuanya. In case, our relationship. So what the hell that I can do..? Begging to him? Atau diam menunggu dia kembali lagi ke dia yg sedia kala? Saya takut ketika dia jenuh saya tidak lagi dipedulikan olehnya. Yaaaah walau jujur pacar saya itu bukan termasuk orang yg punya sense of romance yg tinggi. Dia juga bukan tipe lelaki yg suka tiba-tiba memberikan kejutan. Dia juga bukan tipe lelaki yg over caring terhadap pacarnya. But I love him, anyway. Really :) Tapi gimana seandainya dia jenuh dan melupakan saya? Ngga cuman dia udah ngga mau sekedar telpon atau sms dia. Atau tiba-tiba dia ngga mau lagi meluangkan waktu untuk saya. Okeee mungkin saya bakal memilih diam. Menunggu dia yg seperti biasanya. But then what if a new bitch come to his life easily dan seenak jidat bisa menggantikan posisi saya? Bener. Saya ngga siap dan ngga kepengen teori yg brengsek ini hadir dengan 'indahnya' ke dalam hubungan saya sm dia.

At least, selama ini belum ada tanda-tanda yg menunjukkan kalau dia bosan. Jenuh. Alhamdulillah :) Saya sama sekali nggak kepengen itu kejadian. Amit-amit deh. Saya ngga tau bakal ngelewatin hari-hari saya gimana kalau dia ngga ada. Cheessy sih but that's the truth, right?

By the way, hari ini hampir seharian hujan lho :)) Menyenangkan pake bangetlah pokoknya. Tebak apa yg saya lakukan..? Mager!!! Saya tidur sampe siang, pukul 11.30 baru deh mata bisa dibawa melek. Ngga sholat shubuh. Ampuni hamba ya Allah.... Orang tua saya juga ngga ada yg berusaha ngebangunin sih ngga Mama ngga Bapak hehehe :D

Hari ini dingin sekali. Membuat saya berkhayal gimana ya kalau tiba-tiba Indonesia bisa lebih dingin daripada hari ini? I mean, dingin yg sampe-sampe membuat kita harus memakai mantel supaya bisa lebih hangat. Aaaaah itu impian saya bangeeeet!! Wearing coat. And high knee boots. Dan di dalam mantel saya itu saya memakai dress cantik mungkin yg semacam dress kepunyaan Eyang Giorgio Armani hahaha (Dream on, silly!)

Ini nih contohnya....




See ? Keliatannya lux aja gitu. Passionate. Itu betul-betul impian saya. Tapi sayang itu semua ngga mungkin saya pakai di Indonesia. So I have to go out. Ke luar negeri. Semoga ada rezeki lebih suatu hari nanti. Amiiin :)

Eh iya ini malam minggu hahaha just like always ngga bakal ada yg menarik buat saya. Secara masih bekum boleh jalan malam nih sama orang tua saya yg kadang strict :( Malam ini akan saya habiskan dengan Coca-Cola, Cheetos, SilverQueen, Mr. Pringles annnnnnddd How I Met Your Mother...!! Yeeaaaaay!!






Have a great saturday night everyone, especially you !

Love,

Jumat, 04 Maret 2011

How Do I Love Rain

Hari ini cukup bahagia karena saya telah melewati tidur siang yg berkualitas. Kenapa..? Jujur belakangan ini tidur saya ngga nyenyak. Gelisah. Jangan tanya kenapa karena saya sendiri juga ngga tau apa sebabnya. Sekarang saya jadi sadar. Yg namanya ngantuk itu mahal, Jendral..! Tadi siang itu hujan. Hujannya nggak deras tapi cukup bikin keadaan jadi sejuk. Sejuk karena hujan dan sejuk karena air conditioner atau kipas angin itu beda menurut saya. Sejuk karena hujanlah yg menjadi favourite saya. Banget.

Saya cinta hujan sejak saya kecil.Saya suka bagaimana bulir rintiknya jatuh perlahan ke bumi. Membasahi tanah. Saya suka suhu yg seketika ditimbulkan oleh hujan. Saya suka bau hujan yg jatuh ke tanah. Baunya khas. Jujur. Saya suka bunyi gemericiknya yg beradu dengan genteng atau atap-atap rumah orang-orang. Tapi saya benci ketika hujan itu deras. Seakan-akan sedang marah pada bumi. Bukan damai yg saya rasakan. Justru saya ketakutan. Apalagi ketika saya sendirian di rumah.

Hujan itu hebat. Dia menyimpan rahasia orang banyak. Dia mengetahui bahwa ada yg sedang termenung di jendela ketika dia sedang turun. Dia mengetahui ada yg kecewa di balik city car seseorang. Dia mengetahui banyak orang yg sedang menahan rindu ketika ia sedang membasahi bumi.

Hujan buat saya erat kaitannya dengan kangen. Rindu. Korelasi yg sedikit membingungkan tapi terasa nyata buat saya. Ketika hujan, banyak yg semakin merindu. Seorang anak yg rindu akan tonjokkan kecil ayahnya. Seorang anak yg rindu akan pelukan hangat bundanya. Seorang istri yg merindukan kecupan mesra sang suaminya. Seorang suami yg merindukan masakkan rumahan yg biasa disajikan oleh istrinya. Dan rasa rindu kepada kekasih yg semoga saja merindukan kita juga.

Hujan itu hebat. Hujan itu anugerah. Sekalipun saya sedang mengendarai motor dan tiba-tiba mendadak hujan, saya akan tetap senang di dalam perjalanan. Karena saya bisa menikmatinya langsung.

Hujan itu surga. Nikmat ketika saya sedang duduk di balkon atas rumah dan menikmati secangkir kopi hitam. Menikmati lagu-lagu di ipod. Lalu secara otomatis pikiran saya terpusat ke orang-orang yg saya sayang. Kamu salah satunya :) Hujan dan secangkir kopi hitam. Itu nikmat. Karena mereka sama-sama mempunyai efek menenangkan. Jujur. Tanpa ada topeng dibaliknya. Tidak berpura-pura.

Ketika hujan, saya selalu berharap bisa menikmatinya bersama kamu. Mendengarkan bulirnya yg jatuh. Menhirup aroma air hujan yg bercampur dengan tanah. Menikmati kopi hitam dan kopi kesukaan kamu bersama. Lalu mendengarkan lagu-lagu favorit kita. Semoga suatu saat bisa terwujud yah :)

Hujan. Tolong jaga mereka yg kusayang. Tolong jangan sering turun dengan gusasr yah. Aku takut. Oh iya. Ada baiknya kamu turun ketika cucian di rumahku sudah kering. Biar nggak bau apek, Jan :)

Hujan. Ketika kamu turun dan kekasihku berada di tengah perjalanan dengan motornya, tolong jangan peluk dia dengan tanganmu yg dingin itu. Aku cemburu ketika memikirkannya :(

Hujan. Please tell him I miss him. Sangat.
Ijinkan aku memimpikannya lagi yah malam ini :)

Love,

Kamis, 03 Maret 2011

This is What We Called "Gado-Gado" Feeling

Perasaan malam ini masih sangat kesal, marah, kecewa dan blah blah blah. Meh. Gimana enggak. IPK saya cuman 2,825 aja dooooong.. Enam mata kuliah, empat mata kuliah dapet B sisanya BC. Okelah. say bisa maklum seandainya aja saya dapat nilai segitu karena salah saya. Karena saya lebih rajin bolos dibanding masuk. Karena saya nggak pernah ngerjain tugas. Tapi ini ? Masa iya saya dapet nilai yg sama kaya temen saya yg banyak alpa dan nggak pernah ngerjain tugas ? Sekalipun orangtua saya ngga protes dan maklum kenapa nilai saya bisa segitu. Sekalipun orangtua saya bersedia aja melakukan "hal lain" seperti yg beredar, saya kekeuh nggak mau ah. Bukan sombong. Tapi saya cuman pengen saya dinilai berdasarkan kemampuan saya. Bukan karena hal yg lainnya.

Eiya kemarin pas ambil KHS saya ketemu Bang Yudi. Bang Yudi ini anak perantauan. Orang Medan. Doski mahasiswa semester akhir yg ngulang mata kuliah semester 1, Kewarganegaraan. Kemarin doski mau nyerahin judul skripsi ke Bu Oni, Dosen Walinya dia. AAAAAHHH ada semacam rasa iri deh Bang Yudi udah selangkah menuju menjadi sarjana. Bang Yudi ini semacam tetua hahaha yaaah karena umur juga sih jadi sering banget saya sama temen-temen yg lain berdiskusi bareng. Sama halnya saya pas ngeliat IPK kemarin. Bang Yudi bilang "Nggak papalah itu Tika belum beruntung aja. Nanti semester 2 harus 3 lebih IPnya yah jadi entar semester 3 bisa ngelanjutin mata kuliah yg Tika tinggal di semester 2" Saya manggut-manggut aja dong hahaha hati sih masih gondok pake banget. Terus saya malah bilang ke si Abang, "Bang, kapan nikah ? Udah mau lulus Bang buruanlah kau cari calon istri" Si Abang malah bilang,"Sialan! Tau aja orang abis putus juga. Nantilah kalau kerjaan Abang ngga cuman ngelola cafe, udah dapet kerja kantoran.. Biarlah cewek-cewek itu yg ngedatangin Abang.." Saya menelan ludah. Ngeloyor pergi dan pamit sama Bang Yudi. Omongan kita kalau dilanjutin bakalan makin berat kaya biasanya. Dan Tuhaaaaaan saya lagi males mikir yg berat-berat. Hiks

Sekarang saya bertekad. Berharap. Berdoa. Semoga semester 2 ini IP saya bisa 3 koma lebih. Semester ini saya saya cuman bisa ambil 1 SKS nih makanya ngutang satu mata kuliah. Semoga entar semester 3 bisa dilunasin. Amiiin ;)

Anyway, saya lagi tergila-gila sama boys pants nih!! Hahaha even saya sebenernya ngga punya tapi kemaren ke kampus saya make celana jins saya jaman SMP kelas 2 nd lucky me those jins is still fit on me yeee-haaa!! Itu celana bawahnya ngga skinny sama sekali. Tapi jelaslah ngga lebar macam celana cutbray. Jadi bawahnya saya gulung aja then voilaaaaa lookslike boys pants loooh ! For shoes, Im not wearing boys shoes like always. Masih kepengen nyari socks nih soalnya.. So I was wearing my red boots.. Dengan kemeja. Sayang kemaren lupa bawa kamera so I didnt have the picture :(

Hmmmm....

Hubungan dengan si Pacar lagi amburadul. Karena tugas. Tapi saya maklum kok maklum banget. Ini baru awal. Ketika nanti dia atau saya semakin sibuk nantinya, pasti kita bakalan lebih susah berkomunikasi. But overall, I just hope everythings gonna be okay.. Amiiiin

Well Im just googling Agyness Deyn pictures. She's one of my fashion icon, my goddes of fashion ! Here's some pics, guys..


Itu cuman sebagian kecil fashion sense dari Agyness Deyn yang banyak dan selalu menginfluence saya..
Masih banyak fashion icon yg menjadi favorit saya dan I'll share to you laters yah guys!

Cukup sekian dan terima pesan kangen dari pacar saya hari ini.
Semoga semua membaik !
                                                   me, wearing bowler hat
Love........