Hey, It's YOU !

Kamis, 26 Juli 2012

Langsung saja ya ?


Saat ini saya sedang berada di titik terendah, fase yg lumayan memuakkan saya. Lagi-lagi masalah cinta. Masalah hati. Tentang perasaan. Sampai saat ini pun saya masih mati rasa. Entah siapapun orangnya, apapun yg dilakukannya terhadap saya, sama sekali tidak berpengaruh. Mental begitu saja. Saya sendiri saja bingung. Sebenarnya, saya ini kenapa ? Kenapa bisa sekeras ini, kenapa bisa sedingin ini ? Mungkin ini karena luka yang masih membekas. Mungkin lukanya terlalu dalam..


Jujur, saat ini laki-laki, atau finding a new love sama sekali bukan prioritas saya. Saya masih ingin sibuk dengan diri sendiri, dengan dunia sendiri. Mencoba lebih mendekatkan diri pada-Nya.. Menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman. Saya sama sekali sedang tak ingin meluangkan waktu untuk meladeni laki-laki, sekalipun ia ingin bertandang ke rumah. Entahlah.. Saya masih berteman baik dengan mereka. Tapi, ketika mereka mulai mendekat, saya mundur. Saat ini, entah kenapa tiba-tiba salah satu teman kampus saya yg lain sedang getol-getolnya menghubungi saya. 'Selamat berbuka Tika, jangan lupa sholat maghrib ya' , 'Pagi Tikaa, semangat ya kerjanya !' , dan bahkan saya pun mendapat ucapan selamat sahur darinya. Demi menghromatinya, saya pun hanya menjawab seadanya. 'Iya, makasih yaa.. Kamu juga ya'. Entahlah.. Saya sudah sedingin itu dia masih saja bersemangat seolah ada kekuatan super untuk memperhatikan saya. Dan bahkan, saking bitchynya saya, salah satu teman lama saya yg mau ke rumah pun saya tolak mentah-mentah. Saya tau, salah sebenarnya. Tapi entahlah. Belakangan saya lebih banyak menutup diri. Saya memilih menjauh. Mungkin, di twitter saya sepertinya galau hahahah padahal.. Engga. Saya cukup nyaman dan bahagia dengan hidup saya sekarang. Saya masih terlalu asik memperban luka yg terlalu dalam dia tinggalkan. 


Mengenai timeline saya, tolong jangan ditelan mentah-mentah ah :))) Kadang, saya ngetweet soal pacar sih hanya buat lucu-lucuan saja. Samalah prinsip saya sama Coco. Ngetweet soal pacar bukan berarti pengen pacar kali. Dan ah, barusan kakak kelas saya yg kebetulan follow mantan BBm. Entah, dia ngirimin saya capture-capture tweet mantan. Ah.. Setelah berbulan-bulan, saya ngeliat username itu. Dan, itu cukup mengejutkan saya. Apa maksudnya 'kalimat taik' ? I just don't get it. Rasa-rasanya, terakhir kali kami berhubungan, hanya membicarakan masalah 'anak-anak SD mau buka bareng'. Gak lebih. Dan itupun sudah beberapa hari yg lalu. Di twitter pun saya sama sekali gak pernah menyinggung dia. Dan yg paling menyakitkan, saya disebut sebagai perusak hidupnya, alasan kuliahnya bisa hancur berantakan. Sorry, tapi seiongat saya, ketika kami masih bersama-sama pun dia memang terkesan acuh terhadap hidupnya. Gak peduli sudah berapa kali saya ingatkan, saya tegur. Dan semua pun masih sama. Lalu sekarang, ketika kita sudah berpisah, apa hancurnya pendidikan dia karena saya ? Jujur, saya sakit hati. Saya disini sama sekali gak tau apa-apa, tapi terkesan seolah saya ini perusak paling nyata dalam hidupnya. Tapi... Ah sudahlah. Saya bisa apa selain tersenyum dan tetap mendoakan dia yg terbaik. 



Ah.. Doakan ya hati saya bisa melunak kelak. Jangan dalam waktu dekat.. Mungkin dua atau tiga tahun lagi. Entahlah :)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar